AL-QUR'AN DI ERA KEKINIAN: RELASI ANTARA TEKS DAN REALITAS (Tafsir Al-Qur'an Indonesia Menjawab Tantangan Zaman)
DOI:
https://doi.org/10.56997/almabsut.v6i1.59Keywords:
Kata-kata kunci, Tafsir, teks, konteksAbstract
AL-QUR'AN DI ERA KEKINIAN: RELASI ANTARA TEKS DAN REALITAS
(Tafsir Al-Qur'an Indonesia Menjawab Tantangan Zaman)
Nihayatur Rohmah
Jurusan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ngawi
Abstrak
Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam dengan kitab suci al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya. Dengan demikian, seyogyanya ada upaya untuk menjadikan kitab suci ini agar lekat dan dekat di hati masyarakat muslim dan agar al-Qur’an ini tidak lagi menjadi kitab sakral yang tidak tersentuh sama sekali oleh umatnya. Tafsir al-Qur’an seharusnya berfungsi sebagai alat penggugah kesadaran manusia agar menjadikan al-Qur’an sebagai sumber hidayah. Dalam upaya mengembalikan al-Qur’an sebagai hudan li al-nass, mufassir kontemporer tidak lagi memahami kitab suci sebagai wahyu yang â€mati†seperti yang dipahami oleh ulama tradisional, melainkan sebagai sesuatu yang â€hidupâ€. Al-Qur’an dipahami sebagai kitab suci yang kemunculannya tidak bisa dilepaskan dari konteks kesejarahan umat manusia. Al-Qur’an tidak diwahyukan dalam ruang dan waktu yang hampa-budaya, melainkan hadir pada zaman dan ruang yang sarat budaya.
Kata-kata kunci: Tafsir, teks, konteks
Downloads
References
Abdullah, M. Amin. Arah baru metode Penelitian Tafsir di Indonesiaâ€, Kata Pengantar untuk Islah Gusmian, Khazanah Tafsir Indonesia: Dari Hermeneutika hingga Ideologi. Jakarta: Teraju, 2003.
Abu Zaid, Nashr Hamid. Hermeneutika Inklusif :Mengatasi Problematika Bacaan dan Cara–cara Pentakwilan atas Diskursus Keagamaan, terj. Muhammad Mansur & Khoiron Nahdliyin, Jakarta: ICIP, 2004.
Al-Baqi, Muhammad Fuad. al-Mu’jam al-Mufahras li al-Fadz al-Qur’an al-Karim. Mesir: Dar al-Sya’ab, 1945.
Arkoun, Muhammed. Kajian Kontemporer al-Qur’an, terj. Hidayatullah. Bandung: Pustaka, 1988.
El Fadl, Khaleed Abou. Atas Nama Tuhan, Dari Fikih Otoriter ke Fikih Otoritatif, terj. R. Cecep Lukman Yasin. Jakarta: Serambi, 2004.
Fanani, Muhyar. Membumikan Hukum Langit: Nasionalisasi Hukum Islam dan Islamisasi Hukum Nasional Pasca Reformasi. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2008.
Izzan, Ahmad. Metodologi Ilmu Tafsir. ttp: Tafakur, tt.
Junaidi, Akhmad Arif. “Tafsir al-Qur’an al-Azim: Interteks dan Ortodoksi dalam Penafsiran Raden Pengulu Tafsir ANom Vâ€, Disertasi IAIN Walisongo Semarang, 2012
Khaldun, Rendra. â€Hermenutika Khaleed Abou el Fadl: Sebuah Upaya untuk Menemukan Makna Petunjuk Kehendak Tuhan dalam Teks Agamaâ€, Jurnal Edu Islamika, vol. 3, No.1, 2012.
Rodiah. Studi Al-Qur’an: Metode dan Konsep, Metode Tafsir Kontemporer Fazlur Rahman. Yogyakarta: elSAQ Press, 2010.
Saleh, Fauzan. Teologi Pembaharuan: Pergeseran Wacana Islam Sunny di Indonesia Abad XX, Jakarta: Serambi, 2004.
Setiawan, M. Nur Kholis. al-Qur’an Kitab Sastra Terbesar, Yogyakarta: eLSAQ Press, 2005.
___________, Tafsir Sebagai Resepsi al-Qur'an: Ke Arah Pemahaman Kitab Suci dalam Konteks Keindonesiaan, Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, tt.
Shihab, M. Quraish. Membumikan al-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat, Bandung: Mizan, 1994.
Sumaryono, E. Hermeneutika: Sebuah Metode Filsafat, Yogyakarta: Kanisius, 1999.
Taufiq, Imam. Paradigma Tafsir Sufi: Pemikiran Hasan Basri dalam Tafsir al-Hasan al-Basri. Semarang: IAIN Walisongo Semarang, 2012.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Based on a work at http://iaingawi.ac.id/ejournal/index.php/AlMabsut/.Â












