INTEGRASI KONSEP ISLAM DALAM KONTEKS PROMOSI KESEHATAN Studi pada Model Lima Tahap Bracht

Authors

  • Muhammad Ratodi STAI NGAWI

DOI:

https://doi.org/10.56997/almabsut.v9i2.72

Keywords:

Kata Kunci, Kesehatan Islam, Promosi Kesehatan, Teori Lima Tahap Bracht

Abstract

Masalah kesehatan masih menjadi topik yang tak akan pernah habis dibahas, sebagaimana perubahan perilaku kesehatan di masyarakat juga masih menjadi tantangan bagi semua pihak. Indonesia dengan mayoritas penduduknya yang beragama Islam memiliki potensi yang luar biasa dalam berperan terhadap perubahan perilaku kesehatan. Islam merupakan agama yang sangat menganjurkan manusia untuk hidup bersih, sehat dan bersahabat dengan lingkungan. Terdapat  bannyak ayat dalam Al-Qur’an dan Hadits yang berisi pesan-pesan seputar kebersihan dan kesehatan. Kesehatan dengan paradigmanya menjelaskan makna ajaran Islam begitupun sebaliknya, sehingga tidak terjadi kesenjangan antara keagungan ajaran Islam dengan perilaku kesehatan didalam kehidupan sehari-hari. Piagam Ottawa yang menjadi dasar terhadap strategi upaya promosi kesehatan tela diindikasikan memiliki keterkaitan dengan konsep-konsep dalam islam yang mengarah kepada tiga konsep dasar dalam Islam yakni Rukun Iman, Rukun Islam dan Hukum Islam serta membentuk sebuah Teori kesehatan Islam. Kajian ini bertujuan untuk ­­memaparkan tentang integrasi konsep islam dengan konsep dasar promosi kesehatan sebagai pendekatan alternatif perubahan perilaku kesehatan, yang selama ini masih mengacu ke konsep barat. Kajian ini akan menganalisis Model Lima Tahap Bracht untuk memahami konsep integrasi tersebut lebih mendalam.


Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Muhammad Ratodi, STAI NGAWI

STAI NGAWI

References

Antonovsky, A. Health, Coping and Stress. 1st Ed. California: JosseyBass Inc, 1979.

Bracht, N, L Kingsbury, and L Rissel. A Five Stage Community Organization Model for Health Promotion. California: SAGE Publication, 1999.

Bunton, R, and G MacDonald. Health Promotion: Disciplines and Diversity. London: Routedge, 1992.

E De Leeuw, and A Hussein. “Islamic Health Promotion and Interculturalization.†Health Promotion International 14, no. 4 (1999): 347–53.

Elson Haas M. “Nutritional Programs: Nutritional Program for Fasting.†Diakses pada 14 Februari 2015. http://www.healthy.net/Health/Article/Nutritional_Program_for_Fasting/1996.

Green, Lawrence W, and W M Kreuter. Health Promotion Planning: An Educational and Ecological Approach. 3rd ed. Mountain View: Mayfield Publishing Company, 1999.

Hussein, A A. “The Art of Health Promotion in Islam and The Contemporary Public Health Challenges.†MPH Thesis, University of Maastricht, 1998.

Kemm, J, and A Close. Health Promotion: Theory and Practice. London: Macmillan Press LTD, 1995.

Leon Chaitow. “Fasting: Fasting for Health and as an Anti-Aging Strategy.†Di akses pada 8 Desember 2015. http://www.healthy.net/Health/Article/Fasting_for_Health_and_as_an_Anti_Aging_Strategy/496.

Levin, Jeffrey S. “How Religion Influences Morbidity and Health: Reflections on Natural History, Salutogenesis and Host Resistance.†Social Science & Medicine, XIVth International Conference on the Social Sciences and Medicine, 43, no. 5 (September 1996): 849–64. doi:10.1016/0277-9536(96)00150-5.

Levin, Jeffrey S., and Harold Y. Vanderpool. “Is Frequent Religious Attendance Really Conducive to Better Health?: Toward an Epidemiology of Religion.†Social Science & Medicine 24, no. 7 (1987): 589–600. doi:10.1016/0277-9536(87)90063-3.

Maulana, A.O. “Islam and Health Dimension in 20th Century.†University of Maastricht, 2002.

Naidoo, J, and J Wills. Health Promotion Foundations for Practice. 2nd ed. Bailliere Tindal: Harcourt Publishers Limited, 2000.

Nicola Ruck. “Child Health and Islam.†Supercourse: Epidemiology, the Internet, and Global Health. Di akses pada 6 April 2016. http://www.pitt.edu/~super1/lecture/lec4981/index.htm.

Nutbeam, D, and E Harris. Theory in a Nutshell: A Practitioner’s Guide to Commonly Used Theories and Models in Health Promotion. Sidney: University of Sydney, Department of Public Health and Community Medicine, National Centre for Health Promotion, 1998.

Sabini, J. Social Psychology. New York: Norton & Company, Inc, 1992.

Shaikh Muhammad Saalih al-Munajjid. “Hajj - Virtues and Benefits.†Jamia Farooqia - International Islamic University. Diakses pada 7 Mei 2015. http://www.farooqia.com/lib/2007/10/05.php.

Syed Abul Ala Maududi. “The Inner Dimensions of Hajj.†Islam 101. Diakses pada 7 Agustus 2015. http://www.islam101.com/hajj/innerDimhajj.htm.

Taufik, M Tata. Pendidikan Kesehatan Bernuansa Agama. Serang: Rienneke Cipta, 2007.

TSSM Propinsi Jawa Timur. “Dakwah Sanitasi, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.†TSSM Propinsi Jawa Timur, 2009.

Y.A Al-Hibri. “Family Planning and Islamic Jurisprudence. The Religious Consultation on Population, Reproductive Health & Ethics,†Diakses pada 7 Desember 2015. http://www.religiousconsultation.org/family_planning_&_Islamic_jurisprudence_by_al_Hibri.htm.

Abstract View: 1834,

Published

2015-09-01

Issue

Section

Articles